Sunday, February 3, 2008

* Kasus Buku Disisipi Poster Calon

SUARA MERDEKA

Senin, 04 Februari 2008
Dinas Pendidikan Tak Tahu Menahu

PURWOKERTO-Panwas pemilihan bupati Banyumas memanggil Kepala Dinas Pendidikan Haris Nurtiono dan Ketua Komisi D DPRD Achmad Iksan, Sabtu lalu. Mereka dimintai klarifikasi soal bantuan buku pelajaran dan buku tulis oleh tim sukses dan relawan Singgih-Laily ke sekolah-sekolah yang disisipi poster dan kalender pasangan itu.

Haris tak bisa hadir dan diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Khaerul Fuadi. Keduanya ditemui Ketua Panwas Tri Wuryaningsih dan anggota FA Agus Wahyudi.

Tri Wuryaningsih mengatakan Dinas Pendidikan menyatakan tak bertanggungjawab dan tidak tahu menahu soal pemberian bantuan tersebut karena tidak ada koordinasi.

''Instansi itu juga akan klarifikasi ke tim sukses Singgih-Laily terkait dengan bantuan ke sekolah-sekolah yang disisipi kampanye. Padahal lembaga pendidikan dilarang untuk ajang kampanye,'' tuturnya, kemarin.

Meskipun bersifat bantuan, pemberiannya dilakukan pada masa kampanye dan dalam paket bantuan disisipi gambar pasangan calon.

Dilarang

Sesuai aturan, lanjut dia, institusi pemerintah termasuk pendidikan dilarang untuk ajang kampanye dalam bentuk apapun.

''Pencantuman logo pemkab juga dilarang karena itu simbol negara. Kalau percetakan sudah mengirim pemohonan maaf atas kesalahan teknis, semestinya buku tulis yang telanjur tercetak (ada logonya-Red) jangan dibagikan. Kenyataannya tetap dikirim. Itu kesalahan tim sukses dan relawan.''

Agus Wahyudi menambahkan Panwascam Wangon Sabtu lalu melaporkan pendistribusian bantuan buku pelajaran yang juga disisipi gambar Singgih-Laily ke beberapa SD.

Achmad Iksan mengatakan Dinas Pendidikan tidak bisa lepas tangan, karena dalam paket bantuan itu ada buku-buku pelajaran milik pemerintah. (G22, in-27)

Tuesday, January 15, 2008

Singgih Siap Kembangkan Desa Wisata

Rabu, 16 Januari 2008 BANYUMAS

PURWOKERTO-Selama berkeliling ke pelosok desa di Kabupaten Banyumas, Singgih Wiranto melihat sektor wisata yang mengarah ke wisata khusus perlu dikembangkan, yakni desa wisata.

Pemikiran itu dilatarbelakangi oleh masyarakat yang kaya budaya khas serta beragam. Pemberdayaan wisata juga sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah. ''Masyarakat Banyumas me-miliki beraneka ragam budaya khas dan itu bisa diberdayakan sebagai salah satu program pengembangan wisata ke depan,'' kata Singgih, kemarin.

Potensi yang memungkinkan diarahkan menjadi wisata khusus, semisal desa wisata, antara lain petani gula merah yang mendukung keindahan alam pedesaan Cilongok yang berdekatan dengan curug Cipendok.

''Pusat kerajinan sangkar burung di Desa Banjarsari, Keca-matan Ajibarang juga berpotensi dikembangkan,'' ujarnya.

Mengoptimalkan

Ada pula areal sawah yang luas di Kecamatan rawalo yang berdekatan dengan bendung gerak Serayu, serta desa-desa lain di sekitar lokawisata Baturraden yang bisa dijadikan pendukung. Singgih mengharapkan Banyu-mas bisa mengoptimalkan program tersebut sebagai salah satu pengembangan daerah. ''Kita benahi terlebih dulu infrastruktur sampai pedesaan, kemudian mengembangkan desa wisata sebagai salah satu an-dalan,'' paparnya. Perbaikan sarana dan prasarana yang akan dikembangkan menjadi faktor dominan untuk mewujudkan program tersebut. (P16-27)

Tuesday, December 11, 2007

delegasi SIC

Kamis, 23 November 2007 pkl. 00.30 dini hari delegasi SIC akan berangkat menuju Kuala Lumpur Malaysia untuk mengikuti kegiatan Apresiasi dan Kreasi Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Depdiknas, Rombongan yang terdiri dari 9 orang yaitu: Drs. M. Djohar M.Pd, Drs. DHS Haryadi, Drs. Harry Widianto, Rini Hasanah dan Zahra Zakiah (SD), Fath Giswi Fathulloh dan Hafidz Amrullah (SMP), Majda Infiraj dan Zahra Ikhsanda (SMU).

Dalam kegiatan tersebut M.Djohar M.Pd Kepala Sekolah SIC akan memaparkan Karya Ilmiah berjudul “Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Pengembangan Sekolah Indonesia Cairo Menuju Sekolah Mandiri dan Bertaraf Internasional”, Drs. DHS Haryadi dan Drs. Harry Widyanto memaparkan naskah berjudul “Media Interaktif Dalam Pembelajaran Grafik Fungsi Trigonometri“, sedangkan para siswa memaparkan tema Ulat Sutra yang sudah melakukan penelitian selama sekitar 1 bulan. SD diwakili oleh Rini Hasanah dan Zahra Zakiah kelas VI (Metamorfosis Ulat Sutera), SMP diwakili oleh Fath Giswi Fathulloh kls IX dan Hafidz Amrullah kls VII (Siklus Hidup Ulat Sutera) sedangkan SMA diwakili oleh Majda Infiraj kls XII dan Zahra Ikhsanda kls XI (Studi Komparasi Kualitas Hidup Ulat Sutera Terhadap Perbedaan Pakan yang Diberikan), disamping materi tersebut, para siswa juga akan menampilkan Tari Piring serta Lagu Gambang Suling yang telah di improvisasi.























Senin, 19 November 2007, pukul 10.00 pagi delegasi diterima oleh Bapak Drs. Abdurrahman Mohammad Fachir, Duta Besar RI Mesir, kedatangan rombongan dalam rangka berpamitan, sekaligus mohon dukungan dan doa restu, dalam kesempatan tersebut, karya-karya ilmiah para siswa yang dibimbing oleh Ibu Dr. Ir. Era. Wahyuni dipresentasikan, dan disamping beliau menyampaikan rasa kepuasannya atas persiapan yang telah dilaksanakan, beliau menyarankan agar dalam mempresentasikan naskah di hadapan para dewan juri untuk tidak grogi, dan tetap menjaga kesehatan, dan manfaatkan waktu untuk bersosialisasi dengan teman-teman dari sekolah lain.
Secara berturut-turut delegasi juga bersilaturrahmi dengan Bapak Drs. Slamet Sholeh M.Pd, Atdikbud KBRI, Drs. Sudarmawan HOC KBRI, dan Bapak Saeful Bakhri Siregar selaku ketua Komite Sekolah.

Para utusan InsyaAllah akan berada di Kuala lumpur sampai dengan tanggal 30 November 2007, kepada semua pembaca dimohon doa restu dan dukungannya, dengan harapan para delegasi bisa mengharumkan nama SIC, dengan kesuksesan maksimal. Amin
Printer Friendly Page